![]() |
| Poto Rakernas Gerakan Rakyat (Anis Baswedan) |
JAKARTA — Mantan calon presiden pada Pemilihan Presiden 2024, Anies Baswedan, menilai proses transformasi organisasi kemasyarakatan Gerakan Rakyat menjadi partai politik masih memerlukan waktu yang panjang.
Pernyataan itu disampaikan Anies saat menghadiri acara syukuran hari ulang tahun pertama Gerakan Rakyat pada Jumat (27/2/2026). Ia menyebut perjalanan organisasi tersebut ke depan masih panjang ketika diminta tanggapan mengenai deklarasi Gerakan Rakyat sebagai partai politik.
Saat ditanya kemungkinan dirinya bergabung sebagai kader setelah partai tersebut resmi terbentuk, Anies tidak memberikan jawaban tegas. Ia hanya mengatakan bahwa pertanyaan tersebut sebelumnya sudah dijawab tanpa memberikan penjelasan tambahan.
Di sisi lain, Ketua Umum Partai Gerakan Rakyat, Sahrin Hamid, mengungkapkan bahwa struktur kepengurusan partai masih dalam tahap awal dan belum sepenuhnya terbentuk. Menurutnya, organisasi saat ini baru memiliki struktur teritorial yang mencakup tingkat pusat hingga kecamatan.
Ia menjelaskan bahwa pembentukan struktur tersebut dilakukan terutama untuk memenuhi persyaratan administrasi, termasuk pelaporan kepada Kementerian Hukum dan HAM. Hingga kini, baru dua unsur utama yang disiapkan di tingkat pusat, yaitu Dewan Pimpinan Pusat dan Mahkamah Partai, karena keduanya merupakan syarat yang diwajibkan oleh peraturan perundang-undangan.
Sebelumnya, Gerakan Rakyat resmi mendeklarasikan diri sebagai partai politik bernama Partai Gerakan Rakyat dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) I yang digelar di Hotel Aryaduta, Jakarta, pada 18 Januari 2026.
Pimpinan sidang Rakernas, Muhammad Ridwan, menyatakan keputusan tersebut diambil melalui musyawarah mufakat seluruh peserta yang mewakili pengurus wilayah dari berbagai provinsi di Indonesia. Forum itu juga menetapkan Sahrin Hamid sebagai ketua umum partai untuk masa jabatan 2026–2031.
Ridwan menegaskan bahwa seluruh hasil Rakernas telah disahkan secara resmi melalui berita acara yang ditandatangani peserta sidang.
editor : tim lenteranews
sumber : detik.com

Posting Komentar